Taktik & Strategi Sepak Bola

Setiap pemain harus mengetahui dan terlatih bagaimana secara individual masing-masing dari mereka bisa bertahan. Selain, ada formasi yang sering digunakan oleh Manchester United pada era Sir Alex Ferguson. Dimana, 4 pemain tengah yang dipasang ditugaskan untuk mendukung pergerakan 2 penyerang United yang saat itu masih ada Wayne Rooney beserta Tevez ataupun Van Persie. TEMPO Interaktif, Jakarta – Persamaan Chelsea dan Inter Milan bukan hanya karena mereka tim teratas di klasemen sementara Liga Inggris dan Liga Italia. Tapi kedua tim juga sama-sama menggunakan formasi ‘diamond’ sebagai taktik dasar.

Kualitas pemain yang terdapat harus sesuai dangan tuntunan sistem yang akan digunakan. Strategi pressing tinggi ini juga bisa berjalan baik karena Man United punya pemain yang agresif dan cepat di lini depan.

“Ini bukan hanya teknis. Beberapa pemain dengan keterampilan teknis perlu memiliki karakter atau kepribadian untuk mendukung formasi, ” tambahnya. “Secara ofensif formasi itu bisa berubah, dengan dua penyerang atau lebih, jadi kamu mungkin tidak mengenali sistem ofensifnya. Bertahan jelas sudah pasti kuat, ” ujar mantan pelatih AC Milan itu. Bila bola diluar permainan harus dilakukan tendang sudut atau tendanga gawang, serta bila terjadi bola keluar melalui garis samping harus menentukan regu mana yang berhak untuk melakukan lemparan kedalam. Suatu tim sebelum menggunakan atau menerapkan suatu sistem tertentu, perlu terlebih dahulu mengkaji materi pemain yang dimiliki.

Bagaimanapun sederhananya taktik yang dilakukan, tidak mungkin dapat dikerjakan tanpa penguasaan teknik atau keterampilan yang baik. Artinya, teknik dasar bermain bola harus dapat dikuasai dengan baik.

Pemain-pemain seperti Evan Dimas dan Zulfiandi memiliki kualitas operan dan sepakan yang bagus untuk menunaikan tugas tersebut. Indra Sjafri sebagai penentu taktik mau tidak mau harus memutar otak, memikirkan bagaimana memanfaatkan kecepatan di sisi sayap tanpa harus bertahan lebih dalam. Menghadapi tim sekelas Vietnam, taktik garis pertahanan rendah dapat menjadi bumerang yang melukai diri sendiri. Sekedar tambahan, kalau kamu tertarik dengan formasi 4–3–3, silahkan baca pebahasan khususnya di thread yang saya buat di bersosial, tentang Formasi Sepak Bola 4–3–3. Center bek, ketika tak kuasa menggempur serangan lawan kalau tidak siap dan kurang tangguh maka dapat di tembus.

Saat pertama kali menangani The Red Devils, Solskjaer mengandalkan Anthony Martial dan Jesse Lingard sebagai pemain sayap untuk mendukung pergerakan Marcus Rashford di posisi targetman. Selain itu, pelatih asal Sumatera Barat tersebut juga bisa saja membuka opsi untuk menyerang dari tengah dan melakukan tendangan jarak jauh.

Tembakan jarak jauh yang akurat dan keras seringkali bisa memecah kebuntuan serangan dan merobek gawang lawan. Umpan jangkar adalah umpan yang arahnya dari depan ke belakang, yang biasanya dilakukan dalam rangka untuk mempertahankan penguasaan bola atau untuk mengubah arah serangan. Umpan biasa adalah umpan bola bawah, yang merupakan elemen yang paling dominan dipakai dalam membangun serangan. Formasi ini merupakan formasi yang sangat menyerang, jadi tidak mengherankan akan banyak gol yang tercipta menggunakan formasi ini.

Mengkombinasikan dengan umpan panjang dan umpan pendek, lebih-lebih lawan kita sudah tau dan mengenal gaya bermain kita. Lawan yang mulai membaca pemainan dapat mengetahuinya, namun kembali lagi ketika lawan mengepres pergerakan kita, menggunakan umpan panjang sangat tepat dan bisa membuat peluang. Umpan panjang dari bek sayap ke depan atau dengan menyilangkan bola. Strategi bertahan sebagus apapun tidak akan banyak berguna jika tidak didukung oleh taktik individual yang bagus dari para pemainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *